TOEFL

Ketentuan Umum Tentang Pelaksanaan TOEFL di UPB

A. PESERTA TOEFL
Peserta TOEFL dibagi dalam tiga kategori peserta, yaitu:
1. Mahasiswa aktif IAIN Samarinda baik S1 maupun S2, Program Reguler;
2. Dosen dan Karyawan IAIN Samarinda dan
3. Umum.

B. SYARAT DAN PROSEDUR PENDAFTARAN TOEFL
1. Mahasiswa mendaftarkan diri kepada Koordinator TOEFL UPB IAIN Samarinda via Whatsapp atau langsung mendatangi kantor UPB IAIN Samarinda.
2. Koordinator TOEFL membuat jadwal pelaksanaan TOEFL serta menentukan pengawas TOEFL.
4. Mahasiswa melaksanakan pembayaran administrasi sebelum melaksanakan ujian TOEFL.
5. Mahasiswa mengikuti TOEFL sesuai jadwal yang ditentukan.
6. Pengawas mengumumkan hasil ujian TOEFL serta mencatat nilai untuk dasar pembuatan sertifikat.
7. Koordinator TOEFL membuat sertifikat yang ditandatangani oleh Kepala UPB IAIN Samarinda.

C. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN TOEFL
TOEFL Bahasa Inggris dilaksanakan setiap hari Rabu dan Kamis yang akan disesuaikan dengan tanggal dan jam yang tertulis pada kartu peserta TOEFL setelah selesai melaksanakan                  administrasi pendaftaran. Dalam keadaan mendesak, peserta perorangan dapat meminta jadwal khusus yang akan diatur dengan syarat dan ketentuan tersendiri oleh Unit Pengembangan            Bahasa. Dalam keadaan tertentu, peserta rombongan dapat meminta jadwal dan tempat TOEFL khusus yang akan diatur dengan syarat dan ketentuan dan persyaratan khusus oleh Unit              Bahasa.

D. BIAYA TOEFL
Biaya TOEFL ditetapkan berdasarkan kelompok peserta sebagaimana disebutkan di atas, yaitu:
 Mahasiswa IAIN Samarinda sebesar Rp. 75.000,-
 Dosen/Karyawan IAIN Samarinda sebesar Rp. 75.000,-
 Umum sebesar Rp. 100.000,-

E. PELAKSANAAN TOEFL
Dikarenakan adanya virus covid-19 yang sedang melanda Indonesia saat ini, dan pemerintah serta WHO menganjurkan untuk melakukan physicaldistancing, maka demi kenyamanan kita bersama, ujian TOEFL ini pun akan dilakukan dengan beberapa ketentuan berikut ini:
1. Kuota mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti ujian hanya berkisar 5 hingga 10 orang (kampus 2) 15 -20 orang (kampus 1)
2. Mahasiswa yang akan mengikuti ujian TOEFL harus dalam keadaan SEHAT tidak sedang mengalami gejala flu, batuk dan demam.
3. Mendatangi kampus IAIN Samarinda dengan memakai masker wajah untuk menghindari penyebaran virus covid-19
4. Memasuki ruangan ujian TOEFL langsung memakai handsanitizer/ mencuci tangan yang ditempat yang telah di siapkan
5. Membawa sarung tangan ketika ujian agar menghindari tersebarnya virus covid-19
6. Posisi tempat duduk di ruangan dengan menyilang untuk menjaga jarak dengan yang lainnya
7. Melakukan administrasi dengan tertib teratur dan tetap menjaga jarak.
8. Ketika ujian telah selesai dikerjakan harap tidak berkerumun ketika keluar ruangan dan silahkan memakai handsanitizer/cuci tangan kembali.

F. HASIL TOEFL
Hasil TOEFL dikoreksi dan diolah secara objektif dan profesional oleh korektor yang ditunjuk oleh UPB atas pertimbangan akademis yang bisa dipertanggungjawabkan dan karenanya bersifat      final dan tidak dapat diganggu-gugat.

G. SERTIFIKAT
Ejaan nama yang tertera dalam sertifikat adalah sama dengan ejaan nama yang tertera dalam formulir pendaftaran yang diisi oleh calon peserta sendiri, oleh karena itu setiap perubahan ejaan nama yang diminta oleh peserta menjadi tanggung jawab peserta yang bersangkutan dan akan dibebankan biaya penggantian sertifikat yang diatur oleh Unit Pengembangan Bahasa. Sertifikat yang hilang atau rusak dapat diganti dengan surat keterangan nilai dan akan dibebankan biaya administrasi sebesar Rp. 35.000. Sertifikat dianggap sah apabila sudah ada tanda tangan Kepala Unit Pengembangan Bahasa serta stempel Unit Pengembangan Bahasa IAIN Samarinda. Sertifikat selesai dalam 5 (lima) hari kerja setelah TOEFL dilaksanakan dan dapat diambil di Unit Pengembangan Bahasa IAIN Samarinda. Masa berlaku sertifikat adalah 3 bulan sejak sertifikat diberikan dengan ketentuan bisa diperpanjang 3 bulan sebelum masa berlaku berakhir.